Oleh: sigitwidodo | 30 September 2010

Genjer-genjer

Genjer-genjer merupakan lagu populer berbahasa Osing, bahasa lokal Banyuwangi, Jawa Timur. Lagu ini diciptakan seniman dari daerah tersebut, Muhammad Arief, pada 1940-an, terinspirasi kondisi Rakyat Indonesia semasa pendudukan Jepang (1942-1945). Karena kekurangan  bahan makanan, rakyat mulai mencari tanaman genjer yang saat itu tumbuh pesat sebagai gulma sawah untuk dijadikan bahan pangan.

Genjer-genjer nong kedo’an pating keleler

Ema’e thole teko-teko mbubuti genjer

Ema’e thole teko-teko mbubuti genjer

Oleh satenong mungkur sedot sing toleh-toleh

Genjer-genjer saiki wis digowo mulih

Genjer-genjer esuk-esuk didol neng pasar

Genjer-genjer esuk-esuk didol neng pasar

Dijejer-jejer diuntingi podo didasar

Dijejer-jejer diuntingi podo didasar

Ema’e Jebeng podo tuku gowo welasar

Genjer-genjer saiki wis arep diolah


Hanya karena sering dinyanyikan oleh anggota-anggota Partai Komunis Indonesia (PKI), lagu ini dilarang oleh rezim militer Orde Baru yang berkuasa di Indonesia pada periode 1966-1998.

Berikut link untuk mengunduh file mp3 lagu “Genjer-genjer” yang dinyanyikan oleh Bing Slamet dan Lilis Surjani:

Genjer-genjer versi Bing Slamet

Genjer-genjer versi Lilis Surjani


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.